Sabtu, 19 September 2015

riset sdm

Komunikasi dengan rekan kerja dan atasan

Loyalkah terhadap perusahaan dimana bekerja

Jelaskah peran yang dilakukan

Komitmen dalam bekerja

Iklim yang ada ditempat kerja


Kondisi kerja sangat memperngaruhi kinerja karyawan, contoh pada saat kondisi karyawan senang bekerja dikantor yang nyaman maka aka berdampak pada prestasi kerja yang bagus di kantornya, sebaliknya jika kondisi karywan tertekan selama bekerja, maka akan berdampak pada prestasi atau produktivitas kerjanya yang buruk.


Ada faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, seperti rasa aman (job security), kejelasan peran (role ambiguity), komitmen kerja (work commitment), motivasi, stress kerja (work stress),komunikasi dengan atasan, dukungan keluarga, kepuasan kerja (job satisfaction), dan lain-lain.



Perusahaan perlu lebih mengenal karyawannya, seperti identitasnya, sikap kera karyawan, motivasi kerja karyawan, komunikasi antar karyawan, tingkat stress karyawan, kepuasan kerja dsb.



Informasi tentang karyawan dibutuhkan dalam perusahaan, guna untuk menghindari kesalahan membuat keputusan sumber daya manusia yang tidak efektif, sebagai sarana mendayagunakan karyawan, sehingga mampu meningkatkan produktivitas kerja karyawan.Jika seluruh karyawan memiliki produktivitas tinggi, kinerja perusahaan secara keseluruhan menjadi lebih baik.



Manajer sdm mengetahui nama dan identitas karyawan. Namun, untuk mengetahui pikiran dan perasan, misalnya kepuasan kerja, kesetiaan terhadap perusahaan, motivasi kerja, atau tingkat stress, harus dijalankan riset.

Sebuah riset dijalankan dengan tujuan untuk menghasilkan informasi. Riset sdm dapat didefinisikan sebagai semua kegiatan yang melibatkan proses perancangan, pengumpulan, penganalisisan, dan pelaporan informasi dengan tujuan memperbaiki pembuatan keputusan yang berkaitan dengan pengidentifikasian, pemecahan masalah, dan penentuan peluang dalam SDM.


Point utama dalam pengertian riset SDM :

-terdiri atas beberapa tahap-merupakan suatu proses,

-hasil akhir berupa informasi, dan


-ditujukan untuk membantu pengambilan keputusan manajemen sdm.

Informasi dikatakan berkualitas jika memenuhi kriteria relevan, akurat, reliabel, valid, dan actual yang berguna bagi manajemen.Relevan berarti informasi yang disediakan berhubungan dengan masalah riset sdm. Akurat menunjukan tingkat atau derajat ketepatan informasi yang diberikan. Reliabel berarti informasi tersebut dapat diandalkan/dipercaya kebenarannya. Valid artinya informasi tersebut memiliki kekonsistenan. Aktual artinya informasi masih baru atau tidak ketinggalan zaman.



Pelaku riset sdm adalah orang-orang sdm lah yang menjalankan riset, dibantu dengan karyawan bagian penelitian dan pengembangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar